SEKILAS INFO
21-03-2019
  • 4 bulan yang lalu / Selamat datang di Website resmi SMK YAPIS Teminabuan
10
Nov 2018
0
Prabowo-Sandiaga Susun Kontrak Politik dengan Guru

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sedang menyusun kontrak politik dengan para guru di Indonesia. Kontrak politik itu berisi kesiapan untuk menyejahterakan para guru, jika pasangan tersebut terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2019-2024.

“Ada ratusan ribu orang guru yang sudah kami temui di seluruh Indonesia. Kesejahteraan mereka sangat mengkhawatirkan. Ada yang hanya mendapat Rp 200-300 ribu, sementara mereka sudah bekerja lebih dari 15-20 tahun, sehingga tak bisa diangkat lagi menjadi calon pegawai negeri sipil,” kata Sandiaga, saat bertemu dengan ratusan orang di aula Rien’s Collection, Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (7/10/2018).

“Kami akan tingkatkan kesejahteraannya dan pastikan ada masa depan buat guru-guru kita. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. (Ironisnya) anak-anak kita serahkan kepada guru, sementara kita tidak perhatikan kesejahteraannya. Saya dari keluarga pendidik. Saya besar di lingkungan pendidik. Saya yakin kalau kita lebih perhatian kepada guru-guru kita, insya Allah ke depan generasi muda kita bisa lebih berdaya saing. Kita ingin generasi muda kita lebih berakhlakul karimah,” kata Sandiaga.

Sandiaga menjawab pertanyaan dan aspirasi salah seorang wali murid, Fifi. “Selama ini para pendidik tidak diberi keadilan sedikit pun, terutama guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap. Mereka yang berusia di bawah 35 tahun baru bisa mengikuti ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil. Sedangkan masa pengabdian guru-guru itu sudah lebih dari usia 35 tahun,” katanya.

“Begitu tidak adilnya. Mereka yang mendidik anak kami. Kenapa pendidiknya tidak diberi keadilan sama sekali. Kalau bisa, Pak Prabowo dan Bang Sandi menjadi presiden dan wakil presiden, ada kontrak politik dengan guru,” kata Fifi lantang.

sumber: beritajatim.com

WhatsApp chat